Sebuah rumah terbengkalai di kawasan Wastukencana, Kota Bandung, menjadi perbincangan setelah viral di media sosial. Kondisi tersebut membuat keluarga pemilik rumah merasa keberatan karena properti pribadi mereka disebarluaskan tanpa izin.

Rumah terbengkalai di Jalan Wastukencana, Kota Bandung, yang viral di media sosial. (Foto: Detik)
Rumah bergaya kolonial tersebut sempat dikaitkan publik dengan sosok dokter dermawan Johan Somali, yang dikenal sebagai “dokter cepek” atau “dokter seribu perak”. Namun, keluarga menyebut informasi tersebut tidak tepat.
Menurut pihak keluarga, rumah itu merupakan milik almarhum Yasin Halim. Karena itu, mereka meminta publik tidak menyebarkan narasi yang keliru mengenai kepemilikan rumah tersebut.
Kurnia, salah satu anggota keluarga, menyampaikan keberatannya karena rumah merupakan bagian dari privasi keluarga. Ia mempertanyakan kepentingan pihak yang memviralkan properti tersebut di media sosial.
“Untuk apa memviralkan milik orang, enggak pas soal privasi orang,” kata Kurnia, mengacu pada keterangan yang beredar.
Di Jalan Wastukencana diketahui terdapat dua rumah yang kini terbengkalai. Rumah yang di halamannya terdapat mobil Honda Accord disebut milik Yasin Halim, sedangkan rumah lainnya merupakan milik adik almarhum.
Warga sekitar juga membantah bahwa rumah tersebut milik dokter Johan Somali. Menurut informasi yang dihimpun warga, rumah dokter Johan Somali berada di Jalan Purnawarman Nomor 1.
Rumah-rumah tersebut disebut mulai ditinggalkan penghuninya sekitar tahun 2009. Sejak viral, banyak narasi yang berkembang di media sosial sehingga keluarga merasa perlu meluruskan informasi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa konten viral tentang properti pribadi tetap perlu memperhatikan etika, izin, dan akurasi informasi.
Sumber: Lihat artikel asli