Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bandung pada Rabu (4/3/2026) siang. BPBD Kota Bandung melaporkan sebanyak 22 kejadian terjadi akibat cuaca ekstrem tersebut.
/data/photo/2026/03/04/69a7e905be7b3.jpg)
Hujan angin di Kota Bandung memicu pohon tumbang dan kerusakan di sejumlah titik. (Foto: Kompas)
Sejumlah pohon tumbang hingga atap rumah terbang dilaporkan di berbagai wilayah Kota Bandung. Angin kencang berlangsung cukup lama dan menggoyangkan pepohonan dengan dahan lebat.
Humas dan Media BPBD Kota Bandung, Iqbal, mengatakan kejadian mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Total ada 22 titik kejadian yang dilaporkan.
Beberapa pohon tumbang menimpa kendaraan, antara lain di Jalan Sulanjana, Kelurahan Tamansari. Di lokasi itu, sebuah mobil yang ditumpangi ibu dan anak berhasil selamat.
Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, dan menimpa dua kendaraan.
Gangguan arus lalu lintas juga terjadi di beberapa titik lain, termasuk Jalan Badak Singa, Jalan Terusan Pasirkoja, Jalan Desa Kecamatan Panyileukan, dan sejumlah wilayah lainnya.
Selain pohon tumbang, angin kencang juga merusak atap bangunan warga. Di Jalan Karapitan Gang Uni, Kelurahan Burangrang, atap rumah warga dilaporkan terbang.
BPBD menyebut aktivitas masyarakat sempat terganggu akibat kejadian tersebut. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam rangkaian kejadian itu.
BMKG Bandung sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang untuk wilayah Jawa Barat pada 3 hingga 4 Maret 2026.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras disertai angin kencang, terutama dengan menghindari area pohon besar dan bangunan yang rawan rusak.
Sumber: Lihat artikel asli