Pemerintah Kota Bandung menyiapkan langkah antisipasi setelah cuaca ekstrem menyebabkan puluhan pohon tumbang dan menimbulkan korban jiwa. Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyiapkan langkah antisipasi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. (Foto: Detik)
Berdasarkan catatan, terdapat total 109 titik kerusakan akibat cuaca ekstrem. Kerusakan tersebut meliputi 91 lokasi pohon tumbang, dua papan reklame roboh, satu menara tumbang, atap rumah terbang, rumah tertimpa pohon, hingga atap rumah roboh.
Dalam peristiwa tersebut, seorang pengemudi mobil bernama Diding Nuryaman meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Bojong Raya, Caringin, Kecamatan Bandung Kulon.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut kejadian tersebut sebagai perhatian penting bagi pemerintah. Menurutnya, Bandung memiliki banyak pohon besar yang menjadi identitas kota, tetapi juga perlu dikelola agar tidak membahayakan warga.
“Pohon-pohon yang begitu kokoh itu banyak yang bertumbangan dan ini akan jadi perhatian penting,” kata Farhan, mengacu pada keterangan yang beredar.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemangkasan pohon-pohon besar secara masif. Farhan akan menginstruksikan organisasi perangkat daerah terkait untuk menyusun skenario penanganan cepat.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga akan dilibatkan dalam upaya tersebut.
Farhan juga mengimbau warga untuk tidak keluar rumah saat cuaca ekstrem melanda. Masyarakat diminta menghindari parkir kendaraan di bawah pohon besar.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang, terutama saat musim hujan dan angin kencang kembali terjadi di Kota Bandung.
Sumber: Lihat artikel asli