Seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut bernama Sujarwo menyampaikan permintaan maaf setelah videonya viral di media sosial. Ia sebelumnya disebut melawan arah dan menggebrak ambulans di Surabaya.

Oknum TNI AL yang viral karena menggebrak ambulans di Surabaya menyampaikan permintaan maaf. (Foto: Detik)
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026). Dalam video yang beredar, pemotor itu tampak emosi saat diminta memberi jalan oleh sopir ambulans.
Video berdurasi satu menit tersebut diunggah ke media sosial dan menarik perhatian warganet. Aksi itu menuai komentar beragam karena ambulans merupakan kendaraan prioritas yang harus diberi jalan.
Pemilik akun yang merekam kejadian, Varhan Aditya, menyebut dirinya berada di balik kemudi ambulans saat peristiwa terjadi. Ia melihat pemotor berkaus TNI AL tersebut justru marah dan menggebrak mobil ambulans.
Dalam keterangan video klarifikasi, Sujarwo menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan TNI AL dan berjanji tidak mengulangi pelanggaran tersebut.
“Kepada pimpinan kami, khususnya pimpinan TNI Angkatan Laut, kami mohon maaf,” kata Sujarwo, mengacu pada keterangan yang beredar.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kedisiplinan berlalu lintas dan etika pengguna jalan terhadap kendaraan darurat.
Ambulans yang sedang bertugas memiliki prioritas di jalan raya. Pengendara lain wajib memberikan ruang agar proses penanganan pasien tidak terhambat.
Peristiwa viral ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk menahan emosi, mematuhi aturan lalu lintas, dan memberikan prioritas kepada kendaraan darurat.
Sumber: Lihat artikel asli