Media sosial ramai membicarakan video seorang bocah di Kabupaten Bandung Barat yang tampak memakan dedaunan. Video tersebut menuai banyak reaksi karena memperlihatkan kondisi anak yang disebut memiliki gangguan mental dan tunawicara.

Bocah di Bandung Barat yang viral karena kebiasaan memakan dedaunan. (Foto: Detik)
Anak tersebut bernama Muhammad Rizki atau Kiki. Ia tinggal di Kampung Babakan Cianjur, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat, bersama ayah dan neneknya.
Ayah Kiki, Asep Setiawan, menjelaskan bahwa kebiasaan anaknya memakan dedaunan dipengaruhi dua faktor, yaitu kondisi mental dan faktor ekonomi.
“Memang ada dua faktor, pertama karena kondisi mentalnya dan kedua karena faktor ekonomi,” kata Asep, mengacu pada keterangan yang beredar.
Asep mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap karena harus merawat anaknya setiap hari. Menurutnya, Kiki tidak bisa ditinggal sendiri karena dikhawatirkan pergi dan tersesat.
Kebiasaan Kiki memakan dedaunan disebut sudah diketahui sejak ia berusia sekitar empat tahun. Saat itu, Asep menemukan anaknya sedang memakan daun talas yang dibawa dari luar rumah.
Asep mengatakan kebiasaan itu sulit dihentikan. Namun, ia menyebut Kiki dapat membedakan tanaman yang beracun dan tidak.
Meski demikian, Asep berharap anaknya bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah. Ia ingin Kiki memperoleh pengobatan atau terapi, tetapi terkendala biaya.
Kasus ini kembali membuka pembahasan mengenai pentingnya pendampingan bagi keluarga dengan anak disabilitas, terutama yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
Sumber: Lihat artikel asli