Penantian panjang ribuan guru honorer di Kota Bandung akhirnya menemukan titik terang. Sebanyak 3.144 guru honorer kini sudah kembali menerima gaji setelah hak mereka sempat tertunda sejak Januari 2026.

Ilustrasi lingkungan sekolah. Guru honorer Kota Bandung akhirnya menerima gaji yang sempat tertunda. (Foto: Detik)
Kabar pencairan gaji tersebut disambut haru oleh para guru honorer. Ketua Forum Guru Honorer Kota Bandung, Defrianto, menyampaikan rasa syukurnya karena honor yang dinanti akhirnya masuk ke rekening para guru.
Menurut Defrianto, suasana haru terasa di antara para guru. Sebagian dari mereka bahkan tidak kuasa menahan tangis setelah mengetahui gaji yang selama ini ditunggu sudah cair.
“Alhamdulillah honor teman-teman sekarang sudah turun. Sangat senang melihatnya,” kata Defrianto, mengacu pada keterangan yang beredar.
Ia menyebut pencairan honor penguatan mutu tersebut sangat berarti bagi rekan-rekannya. Apalagi, honor itu merupakan hak para guru yang telah lama dinantikan.
Setelah gaji cair, sebagian guru disebut akan menggunakan dana tersebut untuk membayar utang atau dana talang. Ada pula yang akan memakainya untuk kebutuhan sehari-hari dan sebagian ditabung.
Defrianto menjelaskan, beberapa guru sebelumnya harus meminjam dana dari pihak sekolah atau kepala sekolah untuk memenuhi kebutuhan selama honor belum diterima.
Ke depan, ia berharap keterlambatan pembayaran seperti ini tidak kembali terjadi. Kepastian pencairan gaji dinilai penting agar para guru honorer bisa menjalankan tugasnya dengan tenang.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut kesejahteraan tenaga pendidik yang setiap hari berperan dalam proses belajar mengajar di Kota Bandung.
Sumber: Lihat artikel asli