Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menyampaikan permohonan maaf setelah viral cerita seorang ibu yang mengaku bayinya hampir tertukar di ruang NICU. Pengalaman tersebut dibagikan melalui media sosial dan menuai perhatian publik.

Ilustrasi bayi dalam perawatan rumah sakit. RSHS Bandung meminta maaf atas kejadian yang viral di media sosial. (Foto: Detik)
Peristiwa itu dialami oleh seorang ibu bernama Nina Saleha. Ia menyampaikan kekecewaannya atas dugaan kelalaian petugas saat bayinya menjalani perawatan di ruang NICU Gedung Ibu dan Anak RSHS Bandung.
Dalam ceritanya, Nina mengaku bayinya sempat digendong oleh orang yang tidak dikenal saat ia sedang pergi makan. Peristiwa itu membuatnya khawatir karena bayi tersebut hampir dibawa pulang oleh pihak lain.
Pihak manajemen RSHS kemudian menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan kelalaian pelayanan kesehatan yang dialami pasien.
Dalam pernyataan resminya, RSHS menyebut akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak rumah sakit juga telah mengunjungi dan berkomunikasi langsung dengan Nina untuk membahas keluhan tersebut. Masalah itu disebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
RSHS menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan pasien, khususnya bayi yang membutuhkan prosedur identifikasi ketat di ruang perawatan khusus.
Dalam layanan kesehatan, penerapan standar operasional prosedur menjadi hal penting untuk mencegah miskomunikasi dan memastikan keamanan pasien selama perawatan.
Sumber: Lihat artikel asli